pernikahan merupakan salah satu impian dari banyak orang
saat dua hati bertemu dan memutuskan untuk bersama,
serasa takdir telah mempertemukan diri dengan kuasa yang paling agung yang pernah ada
rancangan masa depan telah ada didepan mata,
mengiringi ucapan selamat dan restu yang diterima
doa yang terpanjat hanyalah ucapan syukur
kasih dan sayang serasa memenuhi dunia
surga serasa nyata
langkah kaki pun serasa di awan
ada pertemuan, ada perpisahan
demikian orang berkata
tak hanya pernikahan, kematian juga ada
saat belahan hati pergi seorang diri tanpa membawa kita
serasa keadaan tak seharusnya seperti ini
penyesalan adalah Raja yang tiba tiba menjadikan kita budaknya tanpa belas kasihan
kisah kisah masa lalu berjalan mundur, laksana kilas balik sebuah film usang
kebahagian kebahagian dulu, berbalik menjadi duri dalam daging
doa yang kita dengar serasa kata kata kosong
penghiburan yang kita terima seperti sebuah bualan yang tak mengenal waktu
segala sesuatu tiba tiba menjadi omong kosong
apakah ini nyata??
saat dua kenyataan berada dalam satu waktu yang sejajar,
apa yang pada akhirnya menjadi doa?
syukur?
atau ratap?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar